Puishit "Ceritaku"
Salam damai anak kedua
Ku masih ingat dia ayah dan ia bunda
Salam damai anak kedua
Pelengkap cerita ialah adek dan kakak
Teriak dongeng dari bapaku
Tuntaskan beban lelah di bahu
Senapan panjang nasehat ibu
Bidik kau kejam tembuskan ragu
Salam damai anak kedua!
Tawalah bapaku
Senyumlah ibuku
Taruhlah bebanmu
Dibahu kecil ku
Dulu kau kasihi aku
Dengan pukulan legam diraga dan jiwa
Entah mengapa?
Tangisku masih bahagia
Entah mengapa?
Bahagiaku masih ditangisi
Pelita yang dulu kau sayangi
Kini ia telah sendiri
Provokator hidupmu ini
Sandang predikat tercaci
Ceritaku
oleh
-fadjar kesiangan-

Komentar
Posting Komentar